Sabtu, 29 Maret 2014

penyakit asam urat


Penyakit Asam Urat
Asam urat adalah suatu penyakit yang sering menyerang bagian persendian terutama sendi jari kaki, jari tangan, tumit, dengkul, siku, dan pergelangan tangan. Jangan dikira bahwa nyeri yang ditimbulkan asam urat adalah nyeri biasa. Nyeri sendi yang diakibatkan asam urat sangatlah hebat dan membuat bagian yang diserang tampak bengkak dan meradang. Namun demikian, tidak semua rasa nyeri di persendian bisa disimpulkan bahwa seseorang terkena penyakit asam urat.
Asam urat biasanya sering menyerang seseorang yang berusia lanjut, untuk pria biasanya berusia 40 tahun ke atas, sedangkan wanita saat memasuki usia menopause. Sebagian besar orang yang menderita asam urat biasanya juga mempunyai penyakit lain seperti penyakit ginjal, penyakit diabetes, atau hipertensi.

Faktor Penyebab Penyakit Asam Urat
Umumnya tubuh membentuk asam urat saat sel dalam tubuh dan protein melepaskannya ke dalam aliran darah yang nantinya akan diteruskan kedalam ginjal. Jika terlalu banyak zat asam urat dalam aliran darah maka hal itu disebut hyperuricemia. Begitu juga jika ginjal dalam tubuh tidak berfungsi dengan baik, maka ginjal tidak akan mampu membuang zat tersebut dengan cepat.
Hal inilah yang kemudian memicu terjadinya pengkristalan yang muncul di persendian atau bahkan dalam organ ginjal itu sendiri. Tak hanya itu kristal-kristal asam urat tersebut bisa juga muncul di jaringan lunak dan bawah kulit, kristal-kristal yang terbentuk sebagai manifestasi metabolisme zat purin. Purin itu sendiri merupakan zat yang terkandung di setiap bahan makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti hewan (daging) dan tumbuhan (buah, sayur, kacang). Artinya, jika kita mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup, maka zat purin yang terkandung di dalamnya akan berpindah ke dalam tubuh kita.
Makanan yang masuk ke dalam tubuh akan diolah melalui proses metabolisme dan menghasilkan asam urat. Ini berarti setiap orang mempunyai kadar asam urat. Hanya saja, jika kadar asam uratnya berlebihan (dikarenakan pengonsumsian zat purin secara berlebihan) maka akan menyebabkan ketidakmampuan ginjal dalam mengeluarkannya, sehingga membuat kristal asam urat menumpuk di persendian. Inilah sebabnya mengapa persendian akan terasa nyeri dan bengkak.
Berikut ini beberapa daftar makanan yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit asam urat:
§  Daging merah
§  Olahan daging seperti dendeng dan abon
§  Makanan jeroan seperti hati, usus, paru otak, babat dan lain-lain
§  Makanan laut seperti udang, cumi-cumi remis, ikan dan kepiting
§  Daging unggas seperti kalkun dan angsa
§  Makanan olahan dalam kaleng seperti sarden, kornet dan lain-lain
§  Sayuran seperti kembang kol jamur kuping daun papaya dan singkong, kangkung, asparagus, buncis dan bayam
§  Buah-buahan seperti durian dan nanas
§  Kacang-kacangan dan olahannya seperti kacang tanah, kedelai, oncom, tauco, tauge, emping, melinjo, susu kedelai dan tempe
§  Makanan gorengan misalnya makanan yang digoreng dengan margarine dan makanan yang mengandung santan
§  Makanan dengan lemak dan protein yang tinggi.
Selain dipengaruhi oleh asupan makanan tersebut diatas, penyakit ini biasanya juga berkaitan dengano besitas, hipertensi dan diabetes mellitus.
Ada dua faktor utama sebagai penyebab atau sebab terjadinya penyakit asam urat pada seseorang.  Yaitu penyebab primer dan penyebab sekunder. Penyebab primer dari penyakit asam urat berasal dari dalam tubuh itu sendiri sedang penyebab skunder berasal dari luar tubuh. 
Penyebab Asam Urat Primer  
Penyebab ini sangat terkait dengan faktor dari dalam tubuh seseong namun belum diketahui secara pasti. Diduga disebabkan oleh faktor genetik dan ketidak seimbangan hormonal dalam tubuh yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat. Bisa juga disebabkan oleh terganggunya proses pengeluaran asam urat dari tubuh karena ginjal lagi bermasalah.
Penyebab Penyakit Asam Urat Sekunder      
Penyebab ini sangat berkait erat dengan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Konsumsi makanan yang banyak mengandung purin sebagai faktor utama untuk penyebab sekunder ini. Produksi asam urat meningkat karena kita mengkonsumi nutrisi kadar purin tinggi. Purin merupakan salah satu senyawa basa organik yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel). Dia termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein.           

Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12). Penyebab lainnya adalah obesitas (kegemukan), penyakit kulit (psoriasis), kadar trigliserida yang tinggi. Pada penderita diabetesyang tidak terkontrol dengan baik biasanya terdapat kadar benda-benda keton (hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Benda-benda keton yang meninggi inilah sebagai sebab asam urat juga ikut meninggi.
Gejala Penyakit Asam Urat
Adanya gejala atau tanda awal dari asam urat yang tidak segera ditangani dengan cepat akan menjadikan gejala awal tersebut berubah kepada gejala yang lebih kronis. Gejala yang sudah kronis tentu akan lebih menyulitkan kita untuk mengobati dan menyembuhkan.
Gejala penyakit asam urat sangat khas dan mempunyai tiga tahapan
1.    Tanda Dan Gejala Tahap Pertama
Tahap pertama disebut tahap artritis gout akut atau peradangan asam urat akut. Pada tahap ini penderita akan mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena penyakit asam urat dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan.
Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita sudah terserang penyakit asam urat tahap awal. Karena serangan pertama kali ini sangat singkat waktunya dan sembuh sendiri, sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan asam urat tahap pertama ini akan hilang sendiri.
Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 – 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan gejala penyakit asam urat.
2.    Tanda Dan Gejala Tahap Kedua
Gejala atau tanda asam urat tahap kedua disebut sebagai tahap artritis gout akut intermiten. Setelah melewati masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala yang berarti, penderita akan memasuki tahap ini, ditandai dengan serangan artritis atau peradangan yang khas. Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak. Pada tanda dan gejala asam urat tahap kedua inilah penderita baru menyadari kalau dia sudah terkena serangan penyakit asam urat. Penanganan pada tahap kedua ini tentu akan lebih sulit ketimbang pada tahap pertama.
3.    Tanda Dan Gejala Asam Urat Tahap Ketiga
Gejala penyakit asam urat tahap ketiga disebut sebagai tahap artritis gout kronik bertofus. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi. 
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa nyeri sendi memang merupakan indikator utama datangnya asam urat. Namun tidak semua perasaan nyeri di persendian bisa disimpulkan bahwa seseorang terkena asam urat. Untuk lebih jelasnya tentang gejala asam urat, simak ulasan berikut ini :
·      Bagian persendian terasa nyeri, ngilu, bahkan tampak bengkak dan meradang (berwarna kemerahan).
·      Umumnya, persendian akan terasa nyeri pada malam hari atau pagi hari saat bangun tidur.
·      Nyeri sendi yang ditimbulkan terjadi berulang kali.
·      Bagian-bagian yang biasa diserang adalah sendi jari kaki, jari tangan, tumit, dengkul, siku dan pergelangan tangan.
·      Pada kasus yang parah, persendian akan mengalami nyeri hebat saat bergerak.
Untuk mengetahui lebih pasti, penderita harus segera melakukan pemeriksaan di laboratorium. Untuk kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 hingga 7 mg/dl dan pada wanita 2,6 – 6 mg/dl.
Gejala lain adalah suhu badan menjadi demam, kepala terasa sakit, nafsu makan berkurang, dan jantung berdebar. Serangan pertama asam urat pada umumnya berupa serangan akut yang terjadi pada pangkal ibu jari kaki. Sering kali hanya satu sendi yang diserang. Namun, gejala-gejala tersebut dapat juga terjadi pada sendi lain, seperti pada tumit, lutut, dan siku.
Dalam kasus encok kronis, dapat timbul tofus, yaitu endapan seperti kapur pada kulit yang membentuk tonjolan atau benjolan yang menandai pengendapan kristal asam urat. Tofus sering timbul pada daun telinga, siku, tumit belakang dan punggung tangan. Tofus tersebut dapat menyebabkan perubahan bentuk. Biasanya, serangan akut gout berkaitan dengan konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi.
Serangan pertama umumnya terjadi pada satu bagian sendi seperti ujung jempol kaki. Serangan pertama biasnya cepat sembuh dan serangan selanjutnya akan terjadi setelah waktu yang lama, bisa bertahun-tahun. Dalam fase bebas serangan atau interkritik ini, tidak dijumpai kelainan pada sendi. Karena itu, seringkali orang tidak menduga terkena asam urat dan hanya mengira keseleo atau kena infeksi. Selanjutnya jarak serangan kedua dan ketiga berselang beberapa bulan. Fase ini disebut fase kambuhan atau intermittent gout. Kekambuhan akan semkin sering bila telah kronis (menahun), biasanya penderita akan merasa nyeri sepanjang hari.
Gejala asam urat berat dapat menyebabkan bagian yang terserang berubah bentuk. Gejala ini dapat terjadi di tempurung lutut, punggung lengan, tendon belakang pergelangan kaki, dan daun telinga. Gejala ini banyak ditemui pada pria yang berumur lebih dari 30 tahun, kasus serangan asam urat pada pria mencapai 90%. Pada wanita, gejala ini umumnya ditemui setelah masuk masa menopause, tetapi kasus ini hanya mencapai 10 %.
Cara Menyembukan Penyakit Asam Urat
Berikut inimerupakan 10 daftar makanan yang baik untuk penderita asam urat
1.      Makanan/suplemen yang banyak mengandung vitamin C
Vitamin c bermanfaat mengurangi kadar asam urat dalam tubuh, sehingga dapat membentu si penderita.
2.      Buah cherry
Buah yang memiliki sifat anti-inflamasi(anthocynin) ini merupakan salah satu buah yang berguna untuk mengurangi rasa sakit yang di timbulkan asam urat secara alami (dapat mengurangi kadar asam urat), sehingga buah ini cocok untuk di konsumsi setiap hari
3.      Produk susu dengan kadar lemak rendah
Salah satu jenis susu rendah lemak yang baik untuk di konsumsi supayakadar asam urat dalam tubuh berkurang secara alami adalah yogurt. Yogurt juga terkenal baik untuk system pencernaan dan kesehatan tubuh lainnya.
4.      buah jeruk nipis
Buah jeruk bermanfaat untuk menurunkan dan melarutkan kadar asam urat dalam tubuh secara ala,i, adapun caranya hanya mengkonsumsinya dengan air perasan jeruk nipis.
5.      Kacang pinto
Jenis kacang pinto membantu menurunkan asam urat dalam tubuh, sebaiknya menjadikan kacang pinto sebagai menu makanan sang penderita penyakit asam urat
6.      Perbanyak mengkonsumsi air putih
Manfaat utama airputih untuk tubuh ialah sebagaiminuman yang berguna untuk memenuhi kebutuhan caian dalam tubuh. Serta sebagai minuman yang dapat mengeluarkan racun dan kadar asam, sehingga jika pengonsumsi air mineral cukup maka kadar asam urat dan racun akan hilang bersama keluarnya kerinat dan urine
7.      Buah berries
Buah ini mirip dengan blubbery dan buah stoberi, buah berries, ternyata juga bisa menjadi solusi sehat terhindar dari penyakit asam urat
8.      Biji seledri
Dengan mengkonsumsi rutin sesuai petunjuj penyajian eskrak biji seledri, maka dapat menurunkan kadar asam urat dalam tubuh
9. cuka apel
Adapun cara pengaplikasiannya sari duka apel agar kadar asam urat dalam tubuh turun adalah sebagai berikut masukan sari cuka apel 3 sendok teh ke dalam segelas air putih, konsumsi rutin 3 kali sehari supaya kadar asam uratdalam tubuh cepat turun
10. kentang
Memakan kentang juga dapat menurunkan sam urat di dalam tubuh

Jenis obat asam urat menggunakan ramuan tradisional:
Obat Asam Urat Sidaguri (Sida rhombifolia).
Dikenal dengan nama daerah guri, siliguri, kahindu, sadagori, otok-otok atau bitumu. Kandungan kimia yang sudah diketahui adalah alkaloid, kalsium oksalat, tannin, saponin, fenol, asam amino, minyak atsiri, zat phlegmatic untuk ekspektoran, dan lubrikan. Akarnya mengandung alkaloid, steroid dan aphredine. Sidaguri memiliki rasa manis, sedikit panas dan sejuk. Dalam pengobatan, sidaguri digunakan sebagai antiradang, peluruh kencing dan penghilang rasa sakit. Bagian tanaman yang digunakan adalah akarnya.
Cara Meramu Sidaguri menjadi Obat Asam Urat:     
Rebus 15-30 gram herba kering atau 30–60 gram herba basah sidaguri dengan 3 gelas air sampai tersisa setengahnya, minum 3 kali sehari masing-masing ½ gelas. Jika menggunakan akar, dosisnya 10– 15 gram.
Obat Asam Urat Sambiloto (Adrographis panniculata).
Aslinya merupakan tanaman dari India . Di beberapa daerah sambiloto dikenal juga dengan nama papaitan, ki peurat, bidara, kayu mas, lang, ki pait, sampiroto, atau ki oray. Sambiloto mengandung beberapa senyawa flavanoid, alkane, keton, aldehid dan juga beberapa mineral seperti kalsium, kalium dan natrium. Rasanya pahit, namun tanaman ini dikenal sebagai antiradang, penghilang nyeri atau analgetik, dan juga penawar racun. Bagian tanaman yang digunakan adalah seluruh tanaman.
Cara Meramu Sambiloto menjadi Obat Asam Urat:  
Cuci bersih dan rebus sambiloto kering 10 gram, rimpang temulawak kering 10 gram, komfrey 5 – 10 gram, dan buah lada 1 gram dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas, diminum 3 kali satu gelas setiap hari, 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.
Obat Asam Urat Kumis kucing (Orthosiphon aristatus).
Juga telah lama dikenal sebagai diuretik yang berkhasiat sebagai penghancur batu saluran kencing. Rasanya manis sedikit pahit, dulunya banyak tumbuh di selokan dan anak sungai, namun sekarang tak sedikit orang yang gemar menanamnya di pekarangan rumah. Garam kalium dalam tanaman ini memang berkhasiat melarutkan batu ginjal, karenanya banyak digunakan sebagai obat penghancur batu. Kandungan sinsetin-nya bersifat sebagai antibakteri, dan tanaman ini juga mengandung senyawa orthosiphonin glikosida. Sifat diuretik tanaman ini berguna untuk membantu tubuh membuang kelebihan asam urat lewat urin.
Cara Meramu Kumis Kucing menjadi Obat Asam Urat:       
Cuci bersih 10 gram daun kumis kucing kering atau 20 gram basah, 10 gram meniran kering atau 20 gram basah, 10 gram sawi tanah kering atau 20 gram basah, 15 gram jahe merah kering atau 30 gram basah, dan 10 gram kapulaga kering. Memarkan jahe merah dan gabung dengan bahan yang lain, rebus dalam satu liter air hingga tersisa setengahnya. Minum pagi, siang dan sore hari, masing-masing ¾ gelas (150 ml) atau minum dua kali sehari masing-masing 200 ml.
Obat Asam Urat Daun Salam (Eugenia polyanta).
 Dikenal masyarakat Indonesia sebagai bumbu masak karena memiliki keharuman yang khas yang bisa menambah kelezatan masakan nusantara. Daun salam rasanya kelat dan bersifat astringent. Senyawa-senyawa seperti minyak atsiri, tannin dan flavonoid banyak terdapat dalam daunnya. Untuk pengobatan memang daunnya lah yang paling banyak digunakan, tetapi akar, kulit dan buahnya pun berkhasiat sebagai obat.
Cara Meramu Daun salam menjadi Obat Asam Urat:           
Rebus 10–15 lembar daun salam segar ataupun kering dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, minum 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Semoga beberapa penjelasan diatas dapat bermanfaat untuk dapat mencegah dan mengetahui lebih jelas tentang asam urat, baik dari penyebab, pantangan, gejala dan obat asam urat yang mudah di dapatkan di sekitar lingkungan kita seperti salah satunya adalah buah manggis yang di ambil kulitnya.
Berikut Adalah Beberapa  Tips bagi penderita asam urat :
§   Konsumsi makanan yang kaya akan kalium seperti pisang atau kentang.
§   Konsumsi makanan yang tinggi akan vitamin C seperti jeruk, stroberi, dan pepaya.
§   Konsumsi buah dan sayuran yang terbukti efektif untuk meredakan penyakit asam urat seperti buah naga, labu kuning, belimbing wuluh, sawi putih, sawi hijau, tomat, dan jahe.
§   Konsumsi karbohidrat kompleks seperti singkong rebus, ubi, roti gandum, oat, beras merah.
§   Hindari pengonsumsian karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti permen, gula, sirup, gulali, dan arum manis.
§   Hindari pengonsumsian aspirin.
§   Hindari bekerja terlalu keras.

4.1    Pencegahan Penyakit Asam Urat
Pencegahan yang dapat dilakukan yaitu :
·           Pola makan sehat dan seimbang
·           Batasi konsumsi daging, ikan, dan unggas
·           Menjaga berat badan untuk mencegah obesitas
·           Membatasi minuman manis, terutama yang dipermanis dengan sirup jagung tinggi fruktosa
·           Hindari alkohol
·           Olah raga teratur
·           Banyak minum air putih

Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:
·           Makanan pantangan untuk asam urat Golongan A:        
Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.
·           Makanan pantangan untuk asam urat Golongan B:        
Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
·           Makanan pantangan untuk asam urat Golongan C:        
Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar