Rencana kepagar alam pun
terlaksana, walau berbagai kendala dan harus ada air mata yang
mengawalinya alhamdulllah berakhir dengan senyuman ini juga menjadi pelipur
lara, saat terpaan angin malam haha,, setelah habis sidang. Sidang apaan??? Aduh
gak usah di tanya nanti bikin darah tinggi aja,,, walau rasanya tak sanggup
berjalan namun hari esok yang cerah tak mengurungkan niat kami sedikitpun semangat
menggebuh akhwat waki tak terhentikan oleh halang rintang yang mengahadang yang
menguras hati, pikiran dan tenaga, haha
Saya mau cerita salah satu
kejadian yang paling berkesan yang paling tragis yang kami alami di pagar alam, tepatnya di sebuah air terjun yang indah.
Rencananya kami ingin main air di salah satu
air terjun yang ada di pagar alam pertama kami datang ke curuk mangkok tapi
suasana tidak mendukung untuk main air karena terbuka, yah kami ahirnya hanya fhoto2 di sana, biasa kalo
jalan-jalan yang di utamain itu fhoto akhwat fisip unsri pastinya tak mau
terlewatkan satu moment. aduh di sini
bukan cari ketenangan atau liburan tapi malahan jadi hantu fhoto deh setiap
gerak rasanya ingin di abadikan. setiap sudut di air terjun itu saya rasa telah
terabadikan dalam kamera saya dan teman-teman, airnya jernih dan berwarna biru
indah sekali ciptaan tuhan Allahuakbar Subhanallah. air terjunnya tidak terlalu
lebar sih tapi indah untuk di pandang, moment yang paling dramatis yang terjadi
di air terjun ini adalah saat terdengar suara
teriak akhwat yang memecahkan fose kami untuk di fhoto. Semua mata terutuju ke
dalam air, apa yang terjadi hati
bertanya-tanya apa ada akhwat waki yang terjatuh atau melihat putri duyung di air terjun
ternyata apa yang ada di benak saya salah, terlihat sebuah hp berwarna putih telah berada di
dalam dinginnya air terjun, sang pemilik hp mbak termanis hanya terpukau
terdiam melihat kejadian itu tak berkutik. Mungkin sang hp juga ingin merasakan dinginnya
air terjun, iri mungkin melihat kami main air jadi ingin ikutan, kakak yang sebagai
supir + sebagai grup band dengan 2 kakak lain dengan gitarnya menghibur kami
sepanjang jalan di mobil, dan sekaligus sebagai pemandu wisata kami, lagu yang
paling kami ingat dan palng lucu itu selimut tetangga kalau akhfi nyanyiin ni
lagu pasti ngakak haha. Sebab nadanya yang kami nyanyiin lucu hehe..
Kembali lagi ke si hp
yang menjadi topik utama. Lanjut cerita ni kakak ingin mengambilkan hp tapi airnya
cukup dalam sehingga kakak itu tepatnya kak iwan namanya mengurungkan niat
karena takut jins dan bajunya basah, langsung deh mbak tercare dengan sigap dan
tanpa pinggir panjang turun ingin mengambil hp tersebut ia harus mencelupkan tangannya
karena terlalu dalam ia ingin menyingsingkan lengan bajunya tapi iakan akhwat
tangguh tahu kalau ada laki-laki yang akan melihat auratnya,lalu ia
mengurungkan niatnya. tanpa pikir panjang tangannya langsung ia celupkan untuk
menyelamatkan sang hp yang telah menggigil kedingan, hal hasil baju nya mbak tercare
pun basah tapi tak apalah yang penting hpnya terselamatkan waw,, good job deh
buat mbak yang satu ini, saya heran kenapa tu hp bisa nyemplung apa emang di
sengaja ingin mandiin hp, ternyata hpnya gak sengaja meluncur dari kantong hp
mbak termanis. Jadi kami berusaha untuk
mengeringkan mau di jemur tapi mataharinya masih malu-malu di balik awan,
gunung dempo aja ketelan ama si awan apalagi si matahari, yah jadi terpaksa deh
di tiup-tiup aja dan hp itu hal hasil harus di rujuk ke konter. Semoga lekas
sembuh yah hp yang udah banyak nelen air. Alhamdulillah hpnya bener walau harus
di upname dan berpisah beberapa hari dengan sang pemilik.
Teh next cerita itu
tragedi gozila... di tunggu ya
#Edisi Akhwat Waki Goes
To Pagar Alam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar