Kembali lagi pertanyaan
itu aku munculkan, yah di sini di suatu organisai yang tak pernah aku bayangkan
atau mimpikan akan berada di dalamnya di semester mendekati akhir, dahulu aku
hanya mengingkan aktif saat di semester tengah saja mengisi waktu kuliah dan memperoleh
beberapa pengalaman, bukannya aku tak
bersukur atau tak mau tapi aku masih tak tahu dari mana dan kemana ini semua,
aku pikir di semester 6 ini aku akan bebas terbang melayang, konsen hanya pada
satu misiku yaitu kuliah, aku pikir setelah aku menyandarkan ke garis finis
kendaraan sebelumnya, aku akan terbang bebas mengembara. Ternyata salah.
malahan aku lebih terperangkap di sebuah lembah yang aku tidak tau bagaimana
caranya untuk sampai ke puncak. Ini bukan sembarang lembah ini sebuah lembah
yang banyak orang ingin memasukinya, di mana banyak orang hebat. pikirku di
sana, yah lembah itu, apa harus aku ganti menjadi khayangan atau sebuah
kerajaan agar terlihat keren. Tapi bagiu itu lembah walau mungkin sesungguhnya
itu istana. Aku tak taHu. Rasa takut terus mengikuti. Di lembah itu di sana
misiku tak cuma satu yaitu misi sesungguhnya dan misi yang nyata. apa bedanya? Bedanya
aku menjalan sebuah misi untuk melancarkan misi sesungguhnya. Bisa di sebut
misi di atas misi.
Yah sudahlah membahas
misi aku juga tidak tahu bagaimana menjalankannya kedua-duanya sungguh berat,
apa aku bisa menjalankannya, ingin rasanya pergi dari lembah yang hebat itu namun sayang itu hanya terlontar di bibir.
hati masih menguatkannya, banyak alasan selain alasan utama aku harus berada di sana. salah satunya yaitu aku tak
mau meninggalkan temanku membiarkan mereka berjuang sendiri. Walaupun mungkin
aku tak dapat membantu, tapi setidaknya aku menemani meraka berjalan.
Sebelum aku berbuat salah
nanti aku ingin meminta maaf, kenapa aku di sini aku juga tak tau yang aku tahu,
aku takut tak seperti kalian bayangkan dapat kalian andalkan dan dapat membantu
kalian, aku tidak tau aku bisa atau tidak, karena aku sungguh tak sanggup walau
hatiku terus menguatkan.
Sebenarnya berat, sungguh
berat awalnya saja sudah berat harus berperang yang cukup mengeluarkan tenaga,
apalagi nanti. Jika aku tak memiliki kalian wahai sahabatku yang selalu
menguatkan aku jika aku tak memiliki mbak-mbak yang hebat yang selalu menginspirasiku
aku tak mungkin kuat disini.
Sebuah
niat yang ikhlas dapat memudahkan semua masalah, banyak tantangan di awal saat
aku bergabung, aku tak tau kemana arah dan tidak ada tempat bertanya apa dan
bagaimana secara terperinci yang harus ku lakukan, aku tidak pernah melakukan
semua ni sebelumnya dan paling males untuk berurusan dengan pihak birokrat,
karena itu setiap surat untuk penelitian biasanya teman ku yang membuatnya,
untuk mengurus beasiswa ya aku harus bersama temanku bersama-sama tahap demi tahap
melakukan prosedur untuk mendaftar beasiswa, dan akhirnya aku di takdirkan
untuk berurusan dengan birokrat dengan abah-abah abu-abu aku terus melangkah
tak tau yang penting berusaha dahulu walau harus kena marah atau apalah yang
penting amanah ini harus tuntas, jika tidak maka aku akan merasa bersalah
karena tidak bisa menolong, yah karena masih di awal dan aku bukan seorang yang berani
sesungguhnya untuk berurusan dengan yang di atas, yah terpaksa pekerjaanku di
ambil alih, merasa malu sih, banget tapi apa daya aku tak mampu, duhh bagaimana
besok-besok ya, gak tau. Kenal sama pihak birokrat kampus saja enggak, ternyata
memang benar “Allah akan terus mengujimu dengan ujian yang sama sampai engkau
dapat melewatinya”,, ya itu ujian dan aku tak tau di mana jawaban untuk dapat
mendapatkan nilai A di ujian ini.
Sebenarnya pengen sih
kenal, tapi yahh takut salah, yah takut,, sering terlontar dari beberapa teman
masak anak polkastrat takut,, hah aku tercengang dengan kata-kata tersebut,.
Tapi tidak membuatku kecewa atau marah, yah aku malahan senang sebaiknya kalian
tahu kalu aku tak bisa sebenarnya, dari pada kalian berharap lebih namun aku
tak bisa dan akhirnya mengecewakan kalian lebih baik kalian tahu apa
kekuranganku.
Belajar,,,,
Sebenarnya amanah ini sangat menuntut untuk aktif dan sangat aktif namun semester
ini jadwalku padat karena ketertinggalanku banyak mata kuliah yang ku ambil
semester ini yaitu 9 mata kuliah, 5 hari dalam seminggu full kuliah, dan yang
paling hebat di semester ini adalah mata kuliah pps (praktik penelitian sosial),
ini mata kuliah seperti membuat skripsi Cuma bedahnya ini berkelompok,, harus
bimbingan dengan dosen dan terjun kelapangan mencari data, yang pasti banyak
menyita waktu luang , teman-temanku yang lain saja hanya mengambi 16 atau 18
sks saja supaya konsen sama pps namun sedangkan saya mengambil 23 sks d tambah
amanah yang menuntut saya aktif astagfirullahallazim, tidak tau apa yang akanku
jalani ke depan aku pikir aku telah selesai melewati unjianMu ya Allah ternyata
lebih berat lagi ujian yang Engkau berikan . aku tahu engkau pasti tak akan
memberikan ujian di luar batas kemampuan umat-Mu. Dan aku harus bertahan demi
misi yang sesungguhnya, sama seperti kendaraan yang ku gunakan sebelumnya, saat
kendaraan itu mencapai finis ternyata kesulitan yang aku alami di kendaraan sebelumnya itu adalah kebahagiaan.
Jadi ku harap dengan kendaraan baru ini aku bisa menikmati kebahagian itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar